sejarah pasband

PAS Band

Pas Band
Latar belakang
Asal : Bandung, Indonesia Bendera Indonesia
Genre : rock, hip hop, punk , Alternative Rock
Tahun aktif : 1990 - sekarang
Label : Aquarius Musikindo
Situs web : www.pasband.info
Anggota
Yuki Arifin Martawidjaja (Yukie) - vokal ... (1990 - sekarang)
Bambang Sutrisno (Trisno) - bass ... (1990 - sekarang)
Bambang Sutejo (Bengbeng) - gitar ... (1990 - sekarang)
Agus Teguh Prakosa Andarusman (Sandy) - drum ... (1999 - sekarang)
Mantan anggota
Richard Christian Franklin Mutter - drum ... (1990 - 1998)



Pas Band adalah kelompok musik yang mencampurkan warna musik rock, hip hop, dan punk. Pas Band digawangi oleh Yukie (vokal), Trisno (bass), Bengbeng (gitar), Sandy (drum).

Perjalanan karier

              Awalnya, band yang lahir di kampus Unpad ini mulai meniti karier dari panggung-panggung underground sejak 1989. Pas Band berdiri secara resmi pada tahun 1990. Pada tahun 1993 grup yang terdiri dari Bengbeng (gitar), Trisno (Bass), Yukie (vokal) dan Richard Mutter (drum) ini merilis album EP berbendera indie label dengan debut, Four Through The Sap.
Mulai album kedua In (No) Sensation (1995) hingga sekarang, mereka digandeng oleh Aquarius Musikindo. Label ini membebaskan mereka untuk berkarya. Meskipun tidak bisa merangkul semua orang lewat musiknya yang tidak biasa, namun mereka mulai membangun basis massa yang setia dengan jalur yang mereka pilih.
Album kedua ini diikuti oleh album-album mereka berikutnya, yaitu indieVduality (1997), Psycho I.D. (1998). Pada album keempat, Richard mengundurkan diri dan posisinya digantikan oleh Sandy (ex-U'Camp). Dengan formasi tanpa Richard, mereka merilis album kelima yang berjudul Ketika (2001), namun Sandy belum dapat bermain pada rekaman album ini karena masih terikat kontrak dengan label lain. Sandy yang sekarang ini menjadi penyiar di I-Radio 89.6 FM bergabung di album keenam PAS 2.0 (2003), dan album ketujuh Stairway to Seventh (2004). Dua tahun kemudian, Pas Band meluncurkan album the best berisi 3 lagu barunya "Permata Yang Hilang", "Romeo & Juliet", dan "Gladiator" dan 9 lagu hits lamanya. Dua tahun seakan menjadi waktu yang tepat untuk mengumpulkan materi untuk album terbarunya, dan akhirnya Pas Band mengumumkan akan menelurkan album barunya pada 20 Maret 2008, berjudul Romantic,Lies & Bleeding. Hits terbarunya berjudul "Aku" yang bercerita tentang pengakuan seorang lelaki bajingan, telah malang melintang diputar di radio-radio dan Internet.









D I S K O G R A F I

Album Studio
  • Four Through The Sap (1993)

    Four Through The Sap merupakan mini album Pas Band yang diproduksi secara indie label oleh SAP Music Management dan terjual sebanyak lebih dari 10.000 copy dalam waktu 3 bulan, kemudian album ini dibeli dan diproduksi kembali oleh Aquarius Musikindo. Album ini membawa Pas tampil di acara Fort Canning Music Festival di Singapura dihadapan ratusan musisi Singapura.
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : 1993
    Direkam : Oktober 1993
    Genre : Alternative Rock
    Durasi :   23 : 01
    Label : SAP Music Management
    Produser : Pas

    TRACK :
    01. Gangster of Love
    02. Old Fashioned Sickness
    03. Here Forever
    04. Dogma
                          D O W N L O A D



  • In (No) Sensation (1995)

    In (No) Sensation adalah album pertama yang diproduksi dibawah label Aquarius Musikindo; berisi 11 lagu, 7 berlirik bahasa Inggris dan 4 berlirik bahasa Indonesia. Additional musician yang terlibat dalam album ini adalah Jikun /rif yang mengisi track gitar pada lagu "Si Berat" dan "Konsepsi". Hits single & Video Klip: "Impresi" Video klip "Impresi" tersebut merupakan video klip dari Pas band yang pertama dan dicekal untuk ditayangkan karena berisikan adegan-adegan "MOSHING" yang pada saat itu oleh pihak-pihak stasiun TV belum dianggap lazim dalam pertunjukan musik di Indonesia, dimana satu tahun kemudian "MOSHING" menjadi sebuah ritual wajib para penonton pada pertunjukan musik Rock. Video klip "Impresi" ini merupakan hasil karya dari Pas sendiri. Pas tampil sebagai Headliner di acara "JAKARTA POP ALTERNATIVE FESTIVAL" pada tahun 1997 bersama musisi-musisi mancanegara yaitu "Beasty Boys", "Foo Fighter", "Sonic Youth" dan musisi-musisi dalam negeri yaitu "Netral" dan "Nugie".
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : Mei 1995
    Direkam : Desember 1994 - Maret 1995
    Genre : Rock
    Produser : Pas

    TRACK :
    01. For The Truth
    02. Never Be Lonely
    03. War
    04. Impresi
    05. Poisoned Garden
    06. Fountain
    07. Bang Your Head
    08. Red Light Shooter
    09. Konsepsi
    10. Si Berat
    11. Why We Have
    12. New Fashioned
    13. Dogma ( Bonus Track )
                          D O W N L O A D



  • indieVduality (1997)

    IndieVduality adalah album musik ketiga karya Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 1997.
              Melahirkan hits single berjudul "Anak Kali Sekarang" dan 1 lagu berbahasa Jerman "Schiebung des Madchen". Musisi tamu yang terlibat dalam album ini adalah Maggi /rif dan Andi /rif. Di Album ini pula untuk pertama kalinya Trisnoize merangkap sebagai vocalist pada 3 lagu (Schiebung des Madchen, Fear, Fallin Into The Faint). Video klip : "Anak, Kali, Sekarang" (Baru tayang 2X, lagi-lagi dicekal)
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : 1997
    Genre : Pop-Rock
    Label : Aquarius Musikindo

    TRACK :
    01. Anak, Kali, Sekarang
    02. Singomenggolo
    03. Schiebung des Madchen
    04. Harmonic ( Instrument )
    05. Menganga
    06. Realita
    07. Fear
    08. Perjalanan
    09. Solusi
    10. Fallin Into The Fain
    11. Deskripsi
                          D O W N L O A D



  • Psycho I.D (1998)

    Psycho I.D adalah album musik keempat karya Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 1998.
                 Berisikan hits single "Bocah", dan additional player pada album kali ini diisi oleh Robin (Puppen), Andi APEL, Koseng (Full of Hate). Album ini merupakan album terakhir kebersamaan Richard (drummer) bersama Pas sebelum mengundurkan diri.
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : 1998
    Genre : Pop-Rock
    Label : Aquarius Musikindo

    TRACK :

    01. Kembali
    02. Regulasi
    03. Bocah
    04. Kucing
    05. Sublim
    06. Tak Sudi ( Kumaha Aing !! )
    07. Blind Majesty
    08. Yob-Eagger
    09. Dimana Para Bestari
    10. Nyamuk Yang Bingung
    11. Simala Karma
    12. Coda
                      D O W N L O A D



  • Ketika (2001)

    Ketika adalah album musik kelima karya Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 2001.
                     Meneruskan kebiasaan di album-album sebelumnya, di album ini Pas berkolaburasi dengan Sandy U'Camp (drummer) - yang menjadi additional drummer Pas baik rekaman dan live setelah ditinggalkan Richard, Tere - yang berduet dalam lagu "Kesepian Kita" dan Jordan "The Fly" - sebagai additional drummer di lagu "Hey Negeri", "Pantai Abisss". Album ini membawa PAS untuk tampil sebagai Headliner pada pertunjukan musik terbesar se-Asia yaitu "Busan Rock Festival" (BIROF) 2001. Dimana Pas tampil bersama musisi-musisi dari 26 negara dihadapan lebih dari 80.000 penonton dari mancanegara.
                   Pas tampil dalam film "Ada apa dengan cinta?" membawakan lagu "Kesepian kita". Hits single & Video klip: "Kesepian Kita" dan "Terlalu Yakin, Mungkin..."
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : 2001
    Label : Aquarius Musikindo
    Genre : Pop-Rock

    TRACK :
    01.Terlalu Yakin, Mungkin
    02. Menyambut Pagi
    03. Kesepian Kita ( "feat. Tere" )
    04. Mobil Toku
    05. Ternyata Kau !
    06. Pantai Abisss
    07. Aha
    08. Boom
    09. Sesal
    10. Hey, Negeri
                      D O W N L O A D




  • PAS 2.0 (2003)

    PAS 2.0 adalah album musik keenam karya dari Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 2003.
             Di album PAS 2.0 ini Sandy resmi menjadi drummer Pas. Musisi-musisi yang terlibat Andi APEL, Seysey VIRUS, Andi PURPOSE, Asus dan beberapa session player diantaranya Agung dan Gatot.
    Pas membawakan satu lagu karya The Beatles berjudul "Yesterday" yang diaransemen ulang dengan karakter Pas, dan ini menjadikan Pas sebagai satu-satunya band dari Indonesia yang berhasil mendapat ijin untuk membawakan karya dari musisi paling terkenal di dunia, The Beatles. Yang mana sebelumnya beberapa musisi besar Indonesia tidak berhasil mendapatkan ijin tersebut.
    Pas juga membuat satu lagu yang didedikasikan untuk tim sepakbola dari Bandung (PERSIB) yang berjudul "Aing pendukung PERSIB"

    Hits Single: "Malam Tetaplah Malam", "Yesterday", "Jengah" dan "Sejuta Harapan".
    PAS 2.0
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : 2003
    Label : Aquarius Musikindo
    Genre : Pop-Rock

    TRACK :
    01. Jengah
    02. Malam Tetaplah Malam
    03. Tak Pernah Ada
    04. Musnah ( "feat. Virus" )
    05. Singgasana Tuhan
    06. Here Forever ( Accoustic )
    07. Aing Pendukung PERSIB
    08. Lagu Tour
    09. Sejuta Harapan
    10. Yesterday ( The Beatles Cover )
    11. Yob Eagger 2
    12. Biarlah
                      D O W N L O A D



  • Stairway to Seventh (2004)

    Stairway to Seventh adalah album musik ketujuh karya dari Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 2004.
               Album Pas yang juga melibatkan beberapa musisi diantaranya Reza Artamevia, Bunga Citra Lestari, Ebith Beat'A, Eno Netral, Andi APEL, Asus dan salah satu penyayi seriosa terbaik di Indonesia yaitu Christopher Abimanyu. Hits Single & Video Klip:"Getir", "Kumerindu"
    Stairway to Seventh
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : November 2004
    Direkam : Juni 2004 - Oktober 2004
    Genre : Alternative, Rock, Pop, Hip Metal
    Durasi ?
    Label : Aquarius Musikindo
    Produser : Pas Band

    TRACK :
    01. Paser
    02. Bandingkan ( "Feat. Ebith Beat A" )
    03. Nyoto Rahwono
    04. Bayangan ( U'Camp Cover ) "Feat. Christopher Abimanyu"
    05. Getir ( "Feat Reza Artamevia" )
    06. K.H.B ( Kaum Homo Boo )
    07. Penguasa
    08. Sesaat
    09. Kemarau
    10. Kumerindu ( "Feat. Bunga Citra Lestari" )
                      D O W N L O A D



  • The BeAst of PAS (2006)

    The BeAst of PAS adalah album musik kedelapan karya dari Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 2006.
                 Album dengan format The Best ini berisi 11 lagu, dengan 3 buah lagu baru yang berjudul Gladiator (ft. Iday), Permata Yang Hilang & Romeo and Juliette. 8 lagu lama yang terdapat dalam album ini adalah : “Anak, Kali, Sekarang”, “Bocah”, “Getir (ft. Reza)”, ”Impresi”, ”Jengah”, “Kesepian Kita (ft. Tere)”, ”Kumerindu (ft. Bunga Citra lestari)”, ”Pantai Abiss”, dan ”Yesterday”.

    Hits Single : Semua lagu
    Video Klip : "Gladiator", "Permata Yang Hilang"
    The BeAst of PAS
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : 2006
    Label : Aquarius Musikindo
    Genre : Pop-Rock

    TRACK :
    01. Permata Yang Hilang
    02. Romeo and Juliette
    03. Impresi - ( In (No) Sensation - 1995 )
    04. Anak, Kali, Sekarang - ( indieVduality - 1997 )
    05. Kesepian Kita ( "Feat. Tere" ) - ( Ketika - 2001 )
    06. Kumerindu ( "Feat. Bunga Citra Lestari" ) - ( Stairway to Seventh - 2004 )
    07. Jengah - ( PAS 2.0 - 2003 )
    08. Gladiator ( "Feat. Iday" )
    09. Pantai Abisss - ( Ketika - 2001 )
    10. Bocah - ( Psycho I.D - 1998 )
    11. Getir ("feat. Reza Artamevia" ) -  ( Stairway to Seventh - 2004 )
    12. Yesterday ( The Beatles Cover ) - ( PAS 2.0 - 2003 )
                      D O W N L O A D



  • Romantic...Lies...and Bleeding (2008)

    Romantic...Lies...and Bleeding adalah album musik karya Pas Band. Album ini dirilis pada tahun 2008.
               Di Album ini Pas bekerjasama dengan beberapa musisi dan bahkan 2 orang putra dari Yukie Sang Vokalis yaitu Jubran & D'Chank ikut mengisi vokal pada lagu "Raja Muda". Para musisi yang berperan dalam Album ini diantaranya : Idai, Munk-Q (7 Kurcaci), Melanie Subono, Andi "Slash" APEL, Diaz APEL, Rondis (Ronald Extravaganza), Andi Rianto Orkestra, dll.

    Di Album ini kita akan disuguhkan Nada-nada dinamis, Melodic Funk serta distorsi yang garang oleh Bengbeng yang eksploratif, hentakan-hentakan drum yang mantap dari Sandy, serta variasi permainan Bass Trisnoize yang ekplosive, lirik-lirik yang liar serta lengkingan vokal yang powerfull dari Yukie serta Trisnoize (Trisnoize mengisi vokal pada 2 lagu, "Insanity" & "Paris Hilton") sebagai ciri khas Pas Band. Pas Band terlihat kembali muda dan segar pada track-track "Insanity", "Selamat Tinggal Terpuruk", dan "Raja Muda". Menurut gw pribadi, 3 track tersebut adalah yang paling Liar dalam album ini, sehingga mengingatkan pada lagu "Poisoned Garden" yang terdapat di Album kedua Pas band, yaitu In (No) Sensation. Jangan kaget juga jika kita menemukan variasi "Hip Metal Melodic Core Nasyid" (entah apalah namanya huehehe...) pada track "Mata Hati" (Pas Band feat. Idai & Munk-Q 7 Kurcaci).

    Di Album ini kita juga akan menemukan track yang "Menenangkan" dan terkesan Melankolis pada lagu "Aku" yang juga dijadikan hits Single (Gw masih ga terima nih lagu ini dijadikan hits single, heheh...sowry), namun tetap dengan ciri khas Pas Band yaitu lirik yang tidak umum. Ada pula track Akustik dengan vokal yang penuh penghayatan dari Yukie dan Diaz APEL (backing vokal), yaitu pada track "Arti Kawan".

    Tak ketinggalan ada juga satu track semi techno yaitu "Romantic Tripsix", serta bonus track "Aku (Band version), yaitu track "Aku" yang diberikan sentuhan Orkestra (Andi Rianto) menjadikan lagu ini sedikit lebih "wahh...". Lagu bertemakan Pantai juga kembali dibawakan Pas Band pada track "Morning Buzz". Dan meneruskan kebiasaan Pas Band mengaransemen ulang lagu milik Band lain, seperti "Bayangan" (U-Camp) dan "Yesterday" (The Beatles), kali ini Pas Band mencoba lagu "Terang Bulan" milik Koes Ploes. Entah apakah Pas Band cukup berhasil mengubah wajah lagu ini dari aslinya atau tidak, sebab gw sendiri belum pernah mendengarkan lagu aslinya.

    Lagu yang paling Gw suka di Album ini adalah "Insanity" yang vokalnya diisi oleh Trisnoize. Opening pada lagu ini terkesan amat Gloomy, namun seketika kita akan dikejutkan dengan gebrakan distorsi gitar Bengbeng yang bermain pada nada rendah dengan irama dinamis diiringi hentakan drum yang konsisten oleh Sandy serta sesekali dipadukan melodic funk liar made in Bengbeng. Apalagi didukung karakter vokal Trisnoize yang berat dan powerfull, menjadikan lagu ini terkesan kuat dan megah...!!!

    Secara keseluruhan Album Romantic...Lies...And Bleeding ini sangat variatif, fresh, eksploratif dan liar. Dari skala 1 sampai 10, Gw memberikan Nilai 7.5 untuk Album ini.
    Sow buat pencinta musik yang ingin mendengarkan musik yang bercitarasa tinggi dari sisi musikalitas dan khususnya bagi PasERS yang merindukan karakter asli Pas Band yang pada beberapa Album terakhir terlihat redup, kalian pasti akan terpuaskan dengan lagu-lagu cadas di Album Romantic...Lies...And Bleeding ini.
    Romantic...Lies...and Bleeding
    Album studio oleh Pas Band
    Dirilis : 2008
    Label : Aquarius Musikindo
    Genre : Pop-Rock

    TRACK :
    01. Skandal
    02. Morning Bozz
    03. Aku ( Band Version )
    04. Romantic Tripsix ( feat. Ronaldisko )
    05. Paris Hilton ( feat. Melanie subono )
    06. Selamat Tinggal Terpuruk
    07. Terang Bulan
    08. Arti Kawan ( feat. Diaz "Volta" )
    09. Raja Muda ( feat. Jubran & d'Cang )
    10. Insanity
    11. Mata Hati
    12. Aku
                      D O W N L O A D



sejarah edane band

EdanE
Latar belakang
Asal : Jakarta, Indonesia
Genre : Hard rock, Heavy Metal
Tahun aktif : 1991 - sekarang
Label : Aquarius Musikindo, Sony Music Indonesia
Situs web : facebook.com/EDANE
Anggota
Eet Sjahranie - gitar ( 1991 - sekarang )
Fajar Satriatama - drum ( 1991 - sekarang )
Hendra Zamzami - rhythm guitar ( ... - sekarang ) 
Ervin Nanzabakri - vocal ( ... - sekarang )
Daeng Oktav - bass ( ... - sekarang )
Mantan anggota
Ecky Lamoh - vocal ( 1991 - 1992 )
Heri Batara - vocal ( 1992 - 1996 )
Trison Manurung - vocal ( 1996 - 2003 )
Iwan Xaverius - bass ( 1991 - .... )
Robby Matulandi - vocal ( 2003 - 2003 )


FORMASI :
Berikut adalah formasi EdanE yang pernah terjadi menurut kurun waktu:
 
EdanE I :
Eet Sjahranie - gitar
Ecky Lamoh - vokal
Iwan Xaverius - bass
Fajar Satritama - drum
EdanE II :
Eet Sjahranie - gitar
Heri Batara - vokal
Iwan Xaverius - bass
Fajar Satritama - drum
EdanE III :
Eet Sjahranie - gitar
Trison Manurung - vokal
Iwan Xaverius - bass
Fajar Satritama - drum
EdanE IV :
Eet Sjahranie - gitar
Robbie Matulandi - vokal
Iwan Xaverius - bass
Fajar Satritama - drum
EdanE V :
Eet Sjahranie - gitar
Fajar Satritama - drum
Ervin Nanzabakri - vocal
Daeng Oktav - bass
Hendra Zamzami - rhythm guitar



EdanE adalah grup musik beraliran hard rock dan heavy metal Indonesia asal Jakarta yang mulai berkarya sejak tahun 1991. EdanE dikenal dengan permainan gitar edan dari Eet Sjahranie, personil motornya yang pernah sepanggung dengan musikus-musikus legendaris Indonesia seperti God Bless, Iwan Fals, dan Sawung Jabo.


SEJARAH :
Nama EdanE berasal dari singkatan nama Eet Sjahranie dan Ecky Lamoh, yang akhirnya menjadi E dan E. Saat terbentuk tahun 1991, EdanE terdiri atas Eet Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh (vokal), Iwan Xaverius (bass), dan Fajar Satriatama (drum). Setelah ikut bersama EdanE dalam merilis album pertama, "The Beast" (1992), Ecky sebagai vokalis meninggalkan EdanE, namun EdanE tak berganti nama. Heri Batara (Ucok) masuk untuk menggantikan Ecky, Heri Batara menjadi vokalis utama dalam dua album Edane, "Jabrik" dan "Borneo" - namun dalam pengerjaan album "Borneo" Heri Batara sempat sakit dan digantikan oleh "Fatah Mardiko" untuk beberapa lagu dalam album tersebut. Setelah dua album tersebut,posisi Heri Batara diambil alih oleh Trison Manurung, mantan vokalis band Roxx. Pada pertengahan tahun 2003, EdanE kembali mengalami pergantian vokalis, pada 9 Juli 2003 Trison mengundurkan diri dari EdanE, yang diikuti berita simpang siur mengenai pengunduran dirinya. Setelah Trison mengundurkan diri, EdanE mendapatkan vokalis baru, mantan anggota Razzle Band yaitu Robby Matulandi, yang biasa membawakan lagu-lagu dari Guns n Roses, grup musik rock asal Amerika Serikat. Dengan hadirnya Robby sebagai vokalis, EdanE kembali mengusung musik beraliran hard rock dengan menonjolkan kemampuan individual masing-masing personilnya di album mereka. Menurut Eet Sjahranie, pergantian vokalis ini sering terjadi karena sejak pembuatan album Borneo, di antara personel EdanE terdapat ketidakseimbangan dalam hal memenuhi tuntutan musik EdanE. EdanE telah merilis tujuh album, antara lain The Beast (1992), Jabrik (1994), Borneo (1996), 9299 (1999), 170 Volts (2002), Time To Rock (2005) dan Edan (2010), dimana Album 9299 (Aquarius Musikindo) merupakan kompilasi lagu baru dan lagu lama, dengan lagu "Untuk Dunia", "Dengarkan Aku", dan "Rock On" yang menjadi hit single. Lagu lama yang masuk antara lain "Jabrik", "Ikuti" dan "Borneo" yang sarat dengan unsur etnik Dayak.  


KARAKTER MUSIK
Aliran musik EdanE adalah hard rock, walaupun Eet lebih suka menyebutnya rock saja. Menurut Eet dan Fajar, proses penciptaan musik EdanE banyak bertolak dari rif-rif yang dimainkan di studio yang kemudian berkembang menjadi komposisi dan akhirnya lagu, inilah sebabnya penggarapan album EdanE selalu lama. Untuk satu album EdanE bisa menghabiskan lebih dari seratus shift, jumlah yang cukup banyak bagi grup musik lain.
Sejak dirintis tahun 1991, manajemen EdanE telah berpindah dari tangan ke tangan. Saat pertama terbentuk ditangani oleh Ali Akbar, kemudian pindah ke Jimmy Doto, lalu ke Aci, dan pernah pula ditangani sendiri. Saat ini manajemen EdanE dipegang oleh Heri Batara dengan Rock On Management-nya.
Group EdanE pernah menjalankan kontrak dengan Sony BMG. Setelah lepas, mereka bergabung dengan Log Management yang dipimpin oleh Log Zhelebour.
Log Zhelebour telah mengenal Eet Sjahranie sejak tahun 1989, pada saat Eet masih bergabung dengan grup musik God Bless dan menelurkan album "Raksasa" (1989) dan "Apa Kabar" (1997).  







D I S K O G R A F I : 
______________________________________________________________
  • The Beast (1992)

The Beast Adalah Studio Album perdana yang dirilis oleh grup musik EdanE yang dirili pada tahun 1992 dengan label Airo. Dalam album ini warna Edane dalam bermusik masih sangat garang karena aroma ngerock sangat kental dan tak dapat dipandang sebelah mata. Hits dalam album ini ialah "Ikuti" dan "the beast". Para pecinta musik pada era ini merasakan ada hawa musik baru yang menggetarkan jiwa. namun itu semua tak berlangsung lama karena ada masalah intern dalam tubuh edane maka Ecky lamoh pun hengkang dari Edane.

Dirilis : 1992
Direkam : 1992
Genre : Rock, Heavy Metal
Label : Aquarius Musikindo 

Produser : EdanE, AIRO

TRACK
01. "Evolusi"
02. "Ikuti"
03. "The Beast"
04. "Masihkah Ada Senyum"
05. "Menang Atau Tergilas"
06. "Life"
07. "Opus #13 (Ringkik Turangga)"
08. "Liarkan Rasa"
09. "You Don't Have To Tell Me Lies"
         ...D O W N L O A D... 





  • Jabrik (1994)
Band Klasik rock Indonesia yang mempunyai permainan yang rapi,bersih,tetapi full power, garang, dan cadas.

Dirilis : 1994
Genre : Rock
Label : Aquarius Musikindo  
Produser : EdanE

TRACK
01. Wake of The Storm
02. Jungle Beat
03. Jabrik (Big Town)
04. Victim of the Strife
05. Call Me Wild

06. Pancaroba
07. Kharisma
08. Way Down
09. Alam Manusia
10.  Burn It Down
11. Kurusetra
        ...D O W N L O A D...





  • Borneo (1996)

Borneo adalah judul album EdanE yang dirilis pada tahun 1996.

Dirilis : 1996
Genre : Rock
Label : Aquarius Musikindo  
Produser : EdanE

TRACK
01. Borneo I - Borneo II
02. Semua Begini
03. Free Granny
04. Mimpi
05. Kebebasan
06. Lari
07. Lukisan Dunia
08. Satu
           ...D O W N L O A D...





  • 9299 the best album (1999)

Dirilis : 1999
Genre : Rock
Label : Aquarius Musikindo  
Produser : EdanE

TRACK
1. Rock On
2. Dengarkan Aku
3. Ikuti
4. Big Town
5. Pancaroba
6. The Beast
7. Untuk Dunia
8. Borneo
9. Free Granny
          ...D O W N L O A D...






  • 170 Volts (2002)

170 Volts adalah judul album EdanE yang dirilis pada tahun 2002.

Dirilis : 2002
Direkam : 2002
Genre : Rock
Label : Sony Music Indonesia
Produser : Jan Djuhana

TRACK
01. Zep 170 Volts
02. Kau Pikir Kau Lah Segalanya
03. Saksi Anarki
04. Lusadiz
05. Hilang
06. Bus Station
07. Fitnah
08. Lari II
09. Bintang Masa Depan
10. Goblog
11. Kau Kugenggam
12. Paraelite
              ...D O W N L O A D...





  • Time to Rock (2005)

Dirilis : 2005
Genre : Rock
Label : Sony Music Indonesia
Produser : Jan Djuhana

TRACK
1. Rock In 82
2. Kilat
3. Takkan Menghilang
4. Cahaya
5. Ini Aku
6. Cry Out
7. Time To Rock
8. Judgment Day
9. Time & Time
10. D14
11. Sampai Kapan3
12. Untuk Dunia
        ...D O W N L O A D...





  • Edan (2010)
Edan adalah judul album EdanE yang ke-7 dirilis pada 4 desember tahun 2010.

Dirilis : 2010
Direkam : 2010
Genre : Rock
Label : Log Zhelebour

TRACK
01. The Undefeated
02. Best of Me
03. Living Dead
04. Comin’ Down
05. Said I’m Alive
06. Jadi Beken
07. No More Tired Life
08. Tell Me Why
09. What You’re Gonna Say
10. Lamin of Peace
             ...D O W N L O A D...

Sejarah Band Power Metal

Grup band yang awal berdirinya bernama Power, sejak September 1987 berubah nama jadi Power Metal, dengan formasi Pungky Deaz (vokal), Ipunk (gitar), Hendrix Sanada (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram). Sesuai namanya Power Metal, perubahan nama ini sekaligus untuk memproklamirkan diri jadi band rock beraliran heavy metal. Sebelum menjelajahi dunia rekaman, dalam aksi panggungnya grup ini sering membawakan lagu-lagunya Metallica, Anthrax, Helloween, Loudness atau Yngwie J. Malmsteen.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiuHl6j1aYl9O9kGNxbNEqKVq4KpsbsPKbmJRizkWG5yEJrQ836xP9DYUuFZAWIO7rL9ZVinvaSa0CY-MXdJm16ICtSj6-ZGsgYIPsaJ3fXzvJf3E2wDHXlzOVbJCSw9Y7vf7zQllG-wg/s1600/power+metal.jpg

Belum genap setahun dibentuk, grup band ini sudah menunjukan prestasi cukup membanggakan, antara lain dengan keherhasilannya menyabet juara pertama Festival Rock Remaja se-Jawa Timur di Lumajang (1987). Disusul tahun berikutnya meningkat jadi juara pertama Festival Rock se-Jawa di Kediri (1988).

Prestasi ini dianggap belum cukup, masih ada satu event festival yang jadi targetnya, yaitu Festival Rock se-Indonesia - nya Log Zhelebour. “Itu salah satu jadi obsesi kita,” kenang Raymond, soal keberhasilan Power Metal menjuarai Festival Rock se-Indonesia V (1989) Selain jadi juaranya, Hendrix Sanada juga terpilih sebagai the best bassist. “Sekali ikut langsung jadi juara,” kata Raymond dengan bangga. "Waktu itu kita sama sekali tidak menyangka bisa jadi juaranya," tambah Ipunk. Grup band yang dianggap rival terberatnya saat itu adalah Andromedha (Surabaya), Kaisar (Solo) dan Roxx (Jakarta). Kemenangannya ini sekaligus menjadi awal perjalanan karier Power Metal menembus dunia rekaman.

Sebagai promotor merangkap produser, Log Zhelebour memang belum menjanjikan grup band juara pertama Festival Rock se-Indonesia langsung teken kontrak rekaman album. Baru sebatas direkam di album kompilasi 10 Finalis Festival Rock se-Indonesia V. Sementara juara pertamanya dijanjikan ikut tur 10 kota. Kebetulan waktu itu Log mempersiapkan pagelaran Tur Rakasasa God Bless (1990). Selain Power Metal, tur God Bless ini juga didampingi Elpamas dan Mel Shandy.

Di tengah persiapan tur, Power Metal diguncang hengkangnya Pungky, lalu diikuti Hendrix Sanada. Jelas ini membuat sisa personelnya kalang-kabut mencari vokalis dan pemain bas, pengganti Pungky dan Hendrix. “Kita langsung melirik Arul, vokalis Big Boys dari Banjarmasin,” kata Raymond. Akhirnya Arul yang pernah dinobatkan sebagai the best vocalist di Festival Rock se-Indonesia V imenggantikan posisi Pungky.Tinggal pemain basnya, belum dapat. Sementara belum dapat pemain tetap, akhirnya pakai additional musician, diantaranya ada nama Roy Oracle dan Didiet Shaksana. Usai mengikuti tur, akhirnya tawaran rekaman datang dari Log Zhelebour.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqktA6KmdKKuml2DzvI1MwKlXnYRXAl8d0oM1q-O9d14s9NwNmG_ia9nY6dOA_xe-6-CsdcSkldqMe5MT0Bh1kPC8HiOwU4yZCI5mJXEAdPAjROvMAGD-gQBIsII5lG5Kd76nevTqWYrI/s1600/power+metal+sekarang.jpg

Selama persiapan bikin album Arul dkk dikarantina di sebuah vila di daerah Malang – Jawa Timur. “Hampir sebulan kita dikarantina untuk bikin lagu,” kenang vokalis Power Metal. Begitu materi lagu sudah siap, mereka kembali kelimpungan siapa jadi pemain basnya. Sementara mereka harus secepatnya masuk studio. Akhirnya digaet Prass Haddy, pemain bas di band Pelni. Karena terikat dengan pekerjaan, posisinya membantu sebatas rekaman sampai album keluar. Dengan persiapan cukup matang, proses rekaman mereka berjalan mulus.

Dengan formasi Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Prass Haddy (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram), Power Metal berhasil merampungkan album perdananya diberi judul Power One (1991), yang dirilis dibawah bendera Logiss Records. Lewat debut albumnya ini, Power Metal langsung melesat ke putaran orbit grup rock papan atas yang mulai diperhitungkan. Setidaknya popularitas Power Metal sudah sejajar dengan band seniornya alumni Festival Rock se-Indonesia, seperti Elpamas dan Grass Rock. Dan album Power One ini mendapat sambutan menggembirakan dari rockers mania. Album ini sendiri melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakni Malapetaka dan Cita Yang Tersita.

Kesuksesan album ini juga diikuti dengan terpilihnya Power Metal meraih penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991. Angka penjualan kaset album Power One sendiri waktu itu laku di atas 300 ribu copies. Sebuah angka penjualan yang cukup fantastik untuk sebuah grup rock beraliran heavy metal. Sementara grup rock yang bisa menembus angka itu baru God Bless, lewat album Semut Hitam (1989). Power Metal kembali menanda-tangani kontrak album kedua.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuX2iV1RTGJ9Cid0QrW2bKA3XXlVOkAuMLuXtdkddgBOVUwsvMIuytAbOyw6JO6I9_4fIaa3V4Fi9EBHl5jbKxsDmkA7O1TdouNH0KvIFtL8hFN8TJ8kgyK2_3y3OrNOjR8YPrtppRNM4/s1600/power+metal+2.JPG

Di tengah persiapan album kedua, Ipunk mengundurkan diri, dan posisinya digantikan Lucky Setyo W, gitaris Andromedha Rock Band yang juga The best guitaris di Festival Rock se-Indonesia V. Akhirnya mereka berhasil merampungkan album kedua berjudul Power Demons (1993), yang kemudian disusul album lainnya, Serigala (1995), dan Pesta Dansa (1996).Lagi-lagi di tengah persiapan penggarapan album berikutnya, terjadi masalah dalam intern tubuh Power Metal, yang berakhir dengan mundurnya Raymond dan Mugix. Sementara itu Power Metal harus dikejar target menyiapkan album baru lagi. Untuk mengisi kekosongan itu, akhirnya ditariklah Ekko Dinaya (dram) dan James Ireng (kibor). Dengan sekuat tenaga dan segala kemampuan Lucky cs mencoba mempertahankan kharisma Power Metal dengan merilis album Peace,Love & War (1999). Meski dari segi musikalitas materi album ini cukup bagus. Tapi sayangnya album ini lagi-lagi kurang mujur di pasaran.

Tak lama setelah album rilis album ini, Power Metal pelan-pelan menghilang dari hingar-bingarnya panggung musik rock. Tak heran bila di tengah kevakuman itu muncul berita spekulatif bahwa grup ini bubar. Sampai akhirnya muncul inisiatif dari owner Power Metal yaitu dengan memanggil kembali Raymond untuk diajak membenahi lagi Power Metal. Antara lain dengan mengajak Ipunk kembali gabung di Power Metal, menggantikan posisi Lucky Setyo W yang mengundurkan diri. Kesempatan ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi guna menemukan formula musik Power Metal yang disiapkan di album barunya nanti. “Yang pasti, aku dengan personel yang lain punya keinginan sama untuk mengangkat kembali kharisma Power Metal. Itu yang jadi obsesi kita semua,” lanjut Raymond.

Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya Power Metal merampungkan album ke-7, Topeng-Topeng Murka, yang proses rekamannya sampai mixing-nya dilakukan di Studio Natural– Surabaya. Sedang proses mastering-nya dikerjakan di Studio 301, Sydney – Australia. Proses penggarapan album ini memang butuh waktu cukup lama, hampir 2 tahun.

Meski sering mengalami pergantian personel, ternyata tidak mengurangi kesolidan Power Metal yang kini diperkuat Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Endro (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Eko Dinoyo (dram) untuk tetap eksis. "Ini adalah formasi tersolid," kata Ipunk dan Raymond hampir bersamaan, mengomentari formasi baru Power Metal yang dikatakan sudah siap tempur ini. Selain gabungnya lagi orang-orang lama, seperti Raymond dan Ipunk, formasi baru Power Metal juga diperkuat wajah baru, Endro, mantan pencabik bas Red Spider. Disamping Ekko Dinaya, mantan dramer Eclips yang sudah gabung duluan di album Peace, Love & War.

Formasi baru ini sekaligus menepis rumor tentang kabar bubarnya band ini, Dengan formasi barunya ini Power Metal siap menggebrak kembali panggung musik rock heavy metal.Awal Agustus lalu, grup rock pernah mendamping Sepultura (1992) dan Helloween (2004) saat manggung di Surabaya, telah merampung rekaman album ke-8, berjudul KebesaranMu, yang tak lama lagi siap edar di pasaran.

Yang Mau Download Lagu-lagunya Power Metal, Silahkan Klik Disini

DOWNLOAD LAGU